Custom Search

home | jadwal ibadah | acara | informasi | tentang pendeta | kontak


TENTANG PENDETA

Pdt. Christian Rimbo, Ketua Umum Sinode GBl Antiokhia sungguh merupakan sosok yang inspiratif. Selain berfigur seorang pemimpin, gembala sidang, bapa rohani bagi banyak jemaat, beliau juga sebagai kepala keluarga yang patut diteladani. Sejak terpanggil untuk melayani Tuhan sepenuh waktu 18 tahun yang lalu, beliau telah menorehkan sejumlah prestasi dan berdampak bagi hidup banyak orang melalui pemberitaan Injil Yesus Kristus dan pelayanannya di dalam dan melalui Sinode GBI Antiokhia.

Dalam mengemban tugas mulia seperti yang tertuang dalam visi misi GBI Antiokhia, dengan
konsisten dan hati yang berkobar-kobar, beliau terbeban untuk  jiwa-jiwa dimenangkan. Setiap peluang dan kesempatan baik yang ada maupun yang diupayakan, beliau senantiasa tanpa mengenal lelah bersedia mengabarkan Injil di mana dan ke manapun Tuhan pimpin. Hal ini terbukti dan teruji melalui cabang demi cabang baru terus dibuka. Tak henti-hentinya, beliau juga selalu mendorong jemaat, khususnya para pemuda-pemudi, agar bangkit menanggapi “The Highest Calling” untuk memaksimalkan potensi yang telah diberikan Tuhan dan memberikan hidup melayani Tuhan sebahagian maupun sepenuh waktu. Beliau juga melatih dan membina banyak sumber daya manusia, agar mereka siap dipakai Tuhan untuk menggenapi rencana-Nya di dalam dan melalui gereja-Nya maupun dalam ladang misi.

Sebagai  gembala sidang, beliau selalu mendorong jemaat, agar memiliki konsep dan gaya hidup sebagai orang yang diberkati untuk menjadi berkat. “Seberapa kaya pun kita, hidup ini tidak akan berarti jika kita tidak mengerti untuk menjadi saluran berkat dan jalan sukses bagi orang lain”, demikian beliau menasihatkan. Beliau memotivasi dengan kasih dan meyakinkan setiap pribadi, agar percaya bahwa dirinya memiliki nilai dan potensi dan dapat dipakai Tuhan demi tujuan mulia, sehingga hidup semakin berarti-bernilai-berbobot dan berdampak.

Dalam segala intensitas dan frekuensi kesibukannya yang sangat tinggi, beliau mementingkan keseimbangan antara “quality time” pelayanan dan kehidupan keluarga. Beliau percaya, untuk dapat sukses memimpin jemaat harus dibuktikan dahulu dengan sukses memimpin keluarga. Alhasil, seisi keluarganya mengasihi dan giat melayani Tuhan dengan setia. Dukungan dari jemaat dan keluarga mendorong beliau untuk dapat terus setia memenuhi panggilan-Nya. Mari kita terus doakan pelayanan dan kehidupan beliau sekeluarga. Tuhan Yesus memberkati.

 

 

 

 

 


Custom Search